Jadwal UKG Sumut Tanggal 15 Mei

Posted by Asep Ihsan on Sunday, May 5, 2013

Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Sumatera Utara akan melaksanakan uji kompetensi guru (UKG) yang bakal diikuti sekitar 45.022 orang guru di sana. Pelaksanaan dimungkinkan berjalan serentak di seluruh Wilayah Indonesia mulai 15 – 27 Mei 2013. Para peserta UKG tersebut akan mengikuti ujian di 122 lokasi tempat uji kompetensi (TUK), meliputi 118 TUK online dan 4 TUK sistem manual.

Kepala LPMP Sumut Drs Bambang Winarji MPd kepada wartawan usai memimpin upacara peringatan Hardiknas Tahun 2013 di kantor Jl Asam Kumbang Medan, Kamis (2/5) menjelaskan, sebelum pelaksanaan UKG, pihaknya akan mengadakan rapat koordinasi (rakor) sertifikasi guru dan operator dengan seluruh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
Pada rakor tersebut juga akan dilakukan pembekalan petugas operator di tempat uji kompetensi (TUK) di seluruh kabupaten/kota yang dipusatkan kegiatannya di provinsi. Kemudian, LPMP juga akan melakukan uji coba dan pra UKG sebelum nantinya dilakukan UKG yang sebenarnya.

“Tahun ini, kegiatan UKG akan dilakukan menggunakan dua model, yakni UKG secara manual yang direncanakan berlangsung pada 21 Mei 2013 di empat daerah yaitu, di kabupaten Nias, Nias Selatan (Nisel), Nias Barat dan Kota Gunung Sitoli,” jelasnya.
Bambang mengutarakan, untuk tahun ini UKG manual hanya dilakukan sehari, sedangkan UKG sistem online waktunya lebih lama.

Kepada seluruh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota diimbau untuk mempersiapkan diri dan mengirimkan data peserta UKG yang valid yang bertujuan untuk menyukseskan pelaksanaan UKG di Sumut.
Menyinggung penerapan kurikulum 2013 untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah dilakukan secara bertahap dan terbatas. Sesuai ketentuan Kemendikbud, kurikulum bertahap berarti kurikulum tidak diterapkan di semua kelas di setiap jenjang, tetapi hanya di kelas 1 dan kelas 4 untuk jenjang SD dan kelas 7 untuk SMP serta kelas 10 untuk SMA dan SMK.

Sedangkan terbatas tambahnya, diartikan bahwa jumlah sekolah yang melaksanakannya disesuaikan dengan tingkat kesiapan sekolah. Kurikulum 2013 ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi pengetahuan, keterampilan dan sikap secara utuh. Hal ini penting dalam mengantisipasi kebutuhan kompetensi abad 21 dan menyiapkan generasi emas 2045.

Mengenai kondisi pendidikan di Sumut selama setahun terakhir ini, Bambang menyebutkan, perkembangan dan kemajuan pendidikan cukup baik dan mendapat dukungan dari Pemprovsu serta seluruh komponen masyarakat lainnya. “Kita berharap kualitas pendidikan di Sumut akan lebih meningkat lagi kedepannya,” ucapnya.

Peringatan Hardiknas
Mendikbud Mohammad Nuh dalam sambutan yang dibacakan Kepala LPMP Bambang Winarji pada peringatan Hardiknas 2013 bertemakan,” Meningkatkan Kualitas dan Akses Berkeadilan” mengatakan, tantangan, persoalan dan harapan seluruh masyarakat dalam menyiapkan generasi yang lebih baik.

Layanan pendidikan haruslah dapat menjangkau ke seluruh lapisan masyarakat sesuai dengan prinsip pendidikan untuk semua (education for all) tanpa membedakan asal-usul, status sosial, ekonomi dan kewilayahan. Oleh karenanya, pemerintah pusat dan daerah telah berusaha memenuhi amanat UUD 1945 Pasal 31 ayat 1 dan 2 melalui pembangunan sekolah-sekolah di seluruh wilayah Indonesia termasuk di daerah 3 T (terdepan, terluar dan tertinggal).

Berita Sore
Read more

Disdik Padang Jadwalkan Uji Kompetensi 27 Mei

Posted by Asep Ihsan

Sebanyak 2.409 guru di Padang Sumatera Barat (Sumbar) dijadwalkan akan mengikuti uji kompetensi pada 27 Mei hingga 8 Juni 2013. Uji kompetensi tahun ini menggunakan sistem online dengan dua kali uji coba.

“Guru yang akan ikut uji kompetensi berasal dari seluruh tingkat satuan pendidikan, dan paling banyak tingkat SD,” kata Kepala Dinas Pendidikan Padang, Indang Dewata didampingi Kasi Tenaga Teknis Disdik, Erwantosi.

Sebelum uji kompetensi, para guru dibekali dua kali ujian uji coba (try out). “Ini untuk mengantisipasi kesalahan karena sistemnya online, bukan lagi manual seperti tahun lalu. Ujian ini bekerja sama dengan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumbar,” ujar Indang.

Ujian akan dilakukan di 10 sekolah yang memiliki di laboratorium komputer di Padang. Di antaranya SMAN 1, SMAN 3, 10, dan Adabiah. Untuk SMP, dilakukan di SMPN 1, 2, dan 8. Selanjutnya dilakukan di SMKN 2, 3, dan 6. Pada ujian tersebut, akan ada operator memandu dan untuk masalah jaringan dan pengawas akan diakomodir oleh LPMP Sumbar.

Indang menyebutkan ada 4.879 guru PNS yang telah lulus uji kompetensi. Saat ini, terdapat sekitar 1.000 guru yang belum memiliki status sertifikasi. Berdasar data Disdik Padang, jika digabung dengan guru non-PNS lebih kurang 13.000 guru.

“Setelah bersertifikasi, guru harus mampu memberikan pembelajaran lebih baik dan berkualitas, dengan memanfaatkan berbagai sumber keilmuan, media, dan pustakawan yang lebih baik dan lengkap. Peningkatan mutu pendidikan harus lebih baik. Tunjangan profesi guru itu, meningkatkan kompetensi guru. Jadi guru yang telah menerima tunjangan untuk bisa melakukan perbaikan diri sendiri,” kata Indang.

Kepala LPMP Sumbar, Jamaris Jamna ketika dihubungi Padang Ekspres mengatakan, uji coba sebelum pelaksanaan uji kompetensi dimaksudkan untuk pembiasaan dan persiapan. Pertama, pembiasaan dan persiapan alat untuk software, untuk jaringan, dan terakhir untuk guru.

Hal ini berkaca pada pengalaman dari pelaksanaan uji kompetensi bagi guru yang telah tersertifikasi tahun lalu.

Untuk uji coba pertama dilakukan pada 10-11 Mei, sedangkan uji coba kedua pada 19-20 Mei. Pelaksanaan dilakukan pada rentang waktu 27 Mei-8 Juni.

“Kita tidak mau dalam pelaksanaan uji kompetensi ini terganggu. Untuk itu, perlu dilakukan uji coba agar tidak bisa berjalan dengan baik,” tegasnya.

Syarat agar bisa dilakukan uji kompetensi ada beberapa tahapan. Pertama, diajukan dulu oleh Dinas Pendidikan masing-masing. Setelah itu, data diverifikasi melalui LPMP dan dilaporkan ke Dinas Pendidikan kuota yang akan diuji.

“Selama ini, jika guru tidak menjalankan sertifikasi sesuai ketentuan, seperti jam mengajar 24 jam dalam seminggu, tidak dibayarkan tunjangannya. Syarat bagi peserta uji tetap diutamakan yang sudah memiliki ijazah S-1 dan memiliki masa bakti kerja di atas 8 tahun. Peserta di Sumbar totalnya 18.531 guru yang akan dilaksanakan di 90 lokasi. Harapannya, guru bisa memberikan yang terbaik pada dunia pendidikan sehingga berdampak pada kualitas pendidikan,” harap Jamaris.

Padang Ekspres
Read more

Jadwal UKG Tahun 2013

Posted by Asep Ihsan

Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru 2013 akan digelar sekitar 27 Mei s.d 5 Juni 2013. Misalnya UKA Sertifikasi Guru 2013 di daerah Provinsi Sumatera Utara, dimana Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) setempat akan melaksanakan uji kompetensi guru (UKG) yang akan diikuti sekitar 45.022 orang guru di tahun 2013 serentak di seluruh Indonesia berlangsung mulai 15 – 27 Mei 2013. Para peserta UKG tersebut akan mengikuti ujian di 122 lokasi tempat uji kompetensi (TUK), meliputi 118 TUK online dan 4 TUK sistem manual.

Kepala LPMP Sumut Drs Bambang Winarji MPd kepada wartawan usai memimpin upacara peringatan Hardiknas Tahun 2013 di kantor Jl Asam Kumbang Medan, Kamis (2/5) menjelaskan, sebelum pelaksanaan UKG, pihaknya akan mengadakan rapat koordinasi (rakor) sertifikasi guru dan operator dengan seluruh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
Pada rakor tersebut juga akan dilakukan pembekalan petugas operator di tempat uji kompetensi (TUK) di seluruh kabupaten/kota yang dipusatkan kegiatannya di provinsi. Kemudian, LPMP juga akan melakukan uji coba dan pra UKG sebelum nantinya dilakukan UKG yang sebenarnya.

“Tahun ini, kegiatan UKG akan dilakukan menggunakan dua model, yakni UKG secara manual yang direncanakan berlangsung pada 21 Mei 2013 di empat daerah yaitu, di kabupaten Nias, Nias Selatan (Nisel), Nias Barat dan Kota Gunung Sitoli,” jelasnya.

Bambang mengutarakan, untuk tahun ini UKG manual hanya dilakukan sehari, sedangkan UKG sistem online waktunya lebih lama.

Kepada seluruh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota diimbau untuk mempersiapkan diri dan mengirimkan data peserta UKG yang valid yang bertujuan untuk mensukseskan pelaksanaan UKG di Sumut.

Menyinggung penerapan kurikulum 2013 untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah dilakukan secara bertahap dan terbatas. Sesuai ketentuan Kemendikbud, kurikulum bertahap berarti kurikulum tidak diterapkan di semua kelas di setiap jenjang, tetapi hanya di kelas 1 dan kelas 4 untuk jenjang SD dan kelas 7 untuk SMP serta kelas 10 untuk SMA dan SMK.

Sedangkan terbatas tambahnya, diartikan bahwa jumlah sekolah yang melaksanakannya disesuaikan dengan tingkat kesiapan sekolah. Kurikulum 2013 ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi pengetahuan, keterampilan dan sikap secara utuh. Hal ini penting dalam mengantisipasi kebutuhan kompetensi abad 21 dan menyiapkan generasi emas 2045.

Mengenai kondisi pendidikan di Sumut selama setahun terakhir ini, Bambang menyebutkan, perkembangan dan kemajuan pendidikan cukup baik dan mendapat dukungan dari Pemprovsu serta seluruh komponen masyarakat lainnya. “Kita berharap kualitas pendidikan di Sumut akan lebih meningkat lagi kedepannya,” ucapnya.


Mendikbud M Nuh dalam sambutan dibacakan Kepala LPMP Bambang Winarji pada peringatan Hardiknas 2013 bertemakan,” Meningkatkan Kualitas dan Akses Berkeadilan” mengatakan, tantangan, persoalan dan harapan seluruh masyarakat dalam menyiapkan generasi yang lebih baik.

Layanan pendidikan haruslah dapat menjangkau ke seluruh lapisan masyarakat sesuai dengan prinsip pendidikan untuk semua (education for all) tanpa membedakan asal-usul, status sosial, ekonomi dan kewilayahan. Oleh karenanya, pemerintah pusat dan daerah telah berusaha memenuhi amanat UUD 1945 Pasal 31 ayat 1 dan 2 melalui pembangunan sekolah-sekolah di seluruh wilayah Indonesia termasuk di daerah 3 T (terdepan, terluar dan tertinggal).

Terkait Jadwal UKA Sertifikasi Guru 2013, beberapa waktu yang lalu Kepala Pusat Pengembangan Profesi Pendidik Kemdikbud mengirim surat resmi kepada para kepala LPMP se-Indonesia untuk mengantisipasi kesalahan mengenali jadwal.

Selain penyampaian perubahan jadwal, Kemdikbud juga menyampaikan beberapa hal penting lainnya terkait uji kompetensi tahun 2013, diataranya permasalahan verifikasi kelayakan tempat uji kompetensi guru (TUKG) dan menunjuk operator yang kompeten untuk menjamin kelancaran dan ketepatan waktu pelaksanaan UKG online oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, tugas tersebut wajib dilakukan.

Selain itu Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, yang belum selesai melakukan ploting peserta ke masing-masing TUKG masih diberi kesempatan sampai dengan tanggal 30 Maret 2013.

Terkait mata pelajaran, karena tidak adanya mata pelajaran TIK pada struktur kurikulum SMP dan SMA tahun 2013, maka UKG tahun 2013 tidak ada mata uji TIK. Oleh karena itu, peserta UKG mata Pelajaran TIK dapat merubah ke mata peïajaran lain yang sesuai dengan ketentuan dan persyaratan peserta sertîfikasi guru. Perubahan mata pelaiaran masih dimungkinkan dan diberi kesempatan sampai dengan tanggal 13 April 2013 (mekanisme perubahan akan disampaikan melalui AP2SG).

Semoga info yang kami berikan bermanfaat!, Amin Ya Rabbal Alamin!

Sumber: sertifikasi-guru.com



Read more

UKG 2013

Posted by Asep Ihsan on Monday, July 30, 2012

Pelaksaan UKG bertujuan untuk memetakan penguasaan kompetensi guru (kompetensi pedagogik dan profesional) sebagai dasar pertimbangan pelaksanaan program pembinaan dan pengembangan profesi guru dalam bentuk kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan. Pengembangan keprofesian berkelanjutan dilaksanakan dan diperuntukkan bagi semua guru baik yang sudah bersertifikat maupun belum bersertifikat. Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembinaan profesi tersebut diperlukan pemetaan kompetensi yang secara detail bisa mendeskripsikan kondisi objektif kompetensi, materi serta strategi pembinaan yang dibutuhkan oleh guru. Peta tersebut hanya dapat diperoleh melalui uji kompetensi guru. Dengan demikian, Uji Kompetensi Guru (UKG) dilakukan untuk pemetaan kompetensi, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan(PKB) dan sebagai entry point Penilaian Kinerja Guru (PKG). Artinya UKG bukan merupakan sertifikasi ulang, atau uji kompetensi ulang dan juga bukan UKG yang tidak ditujukan untuk memutus tunjangan profesi.

Menurut kami dari team ukg.web.id. bahwa Uji Kompetensi untuk guru dapat dibagi 2 (dua) bagian:

  1. Uji Kompetensi Awal (UKA)
  2. Uji Kompetensi Awal (UKA) digelar sebelum mengikuti PLPG sebagai salah satu bentuk upaya penjaminan mutu proses pelaksanaan sertifikasi guru. Uji kompetensi awal ini bertujuan untuk menetapkan akademik minimal peserta PLPG. Dalam rangka standarisasi pelaksanaan uji kompetensi awal, disusunlah buku panduan ini. Buku panduan ini memberikan rambu-rambu teknis pelaksanaan uji kompetensi awal mulai dari penggandaan soal hingga pemindaian dan analisis hasil uji kompetensi awal.
  3. Uji Kompetensi Guru (UKG)
  4. Uji Kompetensi Guru (UKG) wajib diikuti semua guru dalam jabatan baik guru PNS maupun bukan PNS. Pelaksanaan UKG melibatkan berbagai instansi antara lain BPSDMPK-PMP, LPMP, dan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Agar seluruh instansi yang terlibat dalam pelaksanaan UKG memiliki pemahaman yang sama tentang mekanisme pelaksanaan UKG, maka perlu disusun informasi yang lengkap tentang mekanisme pelaksanaan UKG tahun 2012. Demikian Latar Belakang Program UKG Guru.

Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru memiliki dasar hukum yang cukup kuat. Selain Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, juga undang-undang lainnya serta Peraturan Pemerintah, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional, Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Kepala Badan Kepegawaian Negar, Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 35, dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 36.

Sumber: Kemdikbud

Read more